Friday, April 14, 2017

Prochiz Bukan Cuma Rasa Tapi Ada Cinta Di Sana




Mengusung tagl line "SELALU ADA RASA & CINTA DI SETIAP KEJU PROCHIZ. Sekaligus menjadi tema pada Prochiz Vaganza yang digelar di Central Park mall, Nyonya Bawel, baru tahu, ternyata Prochiz adalah keju produksi lokal, ya produksi Indonesia yang sudah merambah ke 9 negara. Sempat kaget dan nggak percaya. bayangan Nyonya Bawel, semua keju nggak mungkin diproduksi di Indonesia. Ternya Nyonya Bawel salah. Kini, Nyonya Bawel  bangga, bahwa ada keju produksi Inonesia yang bisa di ekpor ke 9 negara. Ini keren.




Informasi tersebut di sampaikan Marketing Manajer Prochiz Lina Phang. Sebagai keju produksi Indonesia no satu di Indonesia, Prochiz ingin memasyarakatkan keju dan mengkejikan masyarakat. Maksudnya menjadikan keju sesuatu yang umum, dikenal dan dikonsumsi di masyarakat.

Selama ini ada anggapan keju termasuk jenis bahan makanan mahal. Padahal Prochiz harganya sangat terjangkau.  Karena anggapan harga mahal, masyrakat belum menjadikan keju sebagai bahan makanan di rumah. Padahal keju termasuk makanan yang kaya akan gizi dan vitamin. Vit C, B, B12, A, D, E, K. Serta banyak mineral, seperti Kalsium, natrium, zink, fosfor,kalium serta zat besi. karena keju terbuat dari susu sapi. Pasti paham dong, kalau susu itu penuh vitamin dan mineral. tetapi baik susu maupun keju bukan pengganti makanan utama loh.



Ada sebagian orangtua yang membiarkan anaknya terus-terusan minum susu karena nggak mau makan. "yang penting susunya masuk". Lah ya nggak gitu. Masalahnya susu tidak mencukupi semua kebutuhan vitamin dan nmineral yang dperlukan untuk tumbuh kembang anak. Dulu Nyonya Bawel kenal istilah 4 sehat, 5 sempurna, Yaitu karbohidrat, protein, sayur dan buah disempurnakan dengan susu. Kini konsep tersebut nggak dipakai lagi. Karena susu sudah masuk di dalam protein. Maka konsep yang digunakan sekarang anak-anak harus makan makanan yang bervariasi jenisnya dan  seimbang jumlahnya, sesuai usia.


Prochiz Vagansa ini digelar 7 smpai 9 April. Nah pada Sabtu, 8 April 2017 ada talkshow yang menampilkan Marketing Manager Prochiz, Lina Phang dan Ceft Billy Kalangi. Menurut Billy kalangi, mind set masyarakat harus diubah. Keju bukan makanan orang kaya tapi makanan semua orang. Prochiz itu keju dengan harga terjangkau. masyarakat bisa membelinya di mana saja karena hampir semua minimarket dan supermarket menjualnya.

Persoalannya ketika masyarakat tidak terbiasa mengkonumsi keju, masyarakat menjadi memiliki dilema ketika harus mengolah keju. Padahal menurut Nyonya Bawel, keju nggak diolah saja sudah enak. Makan dengan roti, campur dalam potongan kroket atau taburan di atas singkong. Tidak terbiasa mengkonsumsi keju, membjuat rasa keju juga asing dilidah anak-anak. Makanya Prochiz bertekad memasyarakatkan keju, agar keju dikenali, disukai dan dinikmati.


Nyonya Bawel datang bersama si bungsu yang emang suka banget sama keju. Jadi datang ke prochiz vaganza, Si Bungsu serasa masuk kedunia impian. Nyonya Bawel suka ngomel kalau keju slice habis. Nyonya Bawel suka membuat omelet dengan tambahan keju slice. di makan tanpa nasi. Ini masuk cemilan berat, soalnya dulu saat Nyonya Bawel masih berkantor, Nyonya Bawel sangat care pada asupan gizi anak-anak Nyonya Bawel. . Jadi sejak mereka balita, kini mereka sudah remaja (14 th dan 17 th) saat nonton tv, Nyonya Bawel suka menyuapkan mereka dengan telor yang dicazmpur keju. Dan si bungsu menjadikan keju slice cemilan saat membaca atau ngeyoutube.

Prochiz kini ada 5 varian rasa, yaitu:

1. Prochiz Cheddar
2. Prochiz Gold
3. Prochiz Spready
4. Prochiz Mayo
5. Prochiz Slice

Acara yang digelar selama 3 hari menampilkan banyak kegiatan. Bukan cuma membuat atau menghias kue, ada demo masak, ada juga lkegiatan mewarnai dan wahana bermain buat anak-anak tapi di bawah 10 tahun deh. bungsunya Nyonya Bawel sudah abg, lebih tertarik mencoba sample kue dan keju yang tersedia. Moga tahun depan prochiz vaganza digelar lagi.

3 comments:

maliha said...

Saya juga suka membuat cemilan buat anak dengan berbahan keju dan untuk keju prochiz dijamin kualitasnya

gurukecil said...

keju ini temen setia Intan MPASI buncha.gak terlalu asin menurut aku.enakkk

Evi Fadliah said...

Keju prochiz memang gak perlu diragukan lagi, paling cocok bikin cemilan anak dirumah pakai keju ini.